5 Rutinitas Perawatan Rambut Yang Simple Agar Tetap Segar Meski Puasa Seharian
- 2 days ago
- 4 min read
Jadwal makan berubah, asupan cairan sering berkurang, aktivitas padat, ditambah cuaca panas atau penggunaan hijab/helm, semuanya bisa membuat rambut terasa lepek, kusam, atau mudah “bau matahari”. Nah masalah-masalah itu sering terjadi ketika masuk di bulan puasa nih. Kabar baiknya, sebenarnya kamu tidak harus rumit dalam melakukan perawaran rambut, karena dengan rutinitas yang rapi dan realistis, rambut bisa tetap terasa ringan, bersih, dan mudah diatur sepanjang hari.
Artikel berikut ini akan merangkum rutinitas yang cocok untuk wanita maupun pria dan tentunya aman dilakukan di rumah, agar tetap terlihat rapi untuk kuliah, kerja, atau agenda buka bersama di bulan puasa tahun 2026.

Mengapa Rambut Lebih Mudah Lepek dan Kusam Saat Puasa?
Kulit kepala lebih “reaktif” karena perubahan jam tidur, stres, dan aktivitas. Ini dapat memicu minyak berlebih atau sebaliknya terasa kering.
Asupan cairan dan protein tidak konsisten sering membuat batang rambut mudah tampak kusam dan kurang bertenaga.
Keringat yang tertutup/terjebak membuat akar rambut cepat “turun” dan terasa tidak segar.
Styling terburu-buru sehingga banyak orang menumpuk produk tanpa benar-benar membersihkan sisa residu.
Kuncinya bukan keramas setiap saat, melainkan membangun rutinitas yang menyeimbangkan kebersihan kulit kepala dan hidrasi batang rambut.
5 Rutinitas Perawatan Rambut Agar Tetap Segar Meski Puasa Seharian
Di bawah ini adalah urutan yang paling mudah diikuti dan anggap saja sebagai “paket dasar” perawatan rambut yang paling krusial selama puasa.
1. Fokus ke Scalp Care: Bersih di Akar, Ringan di Ujung
Rambut yang terlihat segar hampir selalu berawal dari kulit kepala yang sehat. Sebelum keramas atau saat mandi, kamu dapat lakukan langkah sederhana berikut ini:
Pijat kulit kepala 1–2 menit dengan ujung jari untuk membantu meluruhkan minyak dan kotoran.
Jika kamu sering memakai styling product, pertimbangkan pre-shampoo 1–2 kali seminggu agar residu tidak menumpuk.
Catatan penting: jika kulit kepala kamu sensitif, mudah gatal, atau berketombe, pilih pembersih yang lembut dan hindari “scrub” kasar terlalu sering.
2. Keramas Yang Cukup Dengan Teknik yang Benar
Pertanyaan klastik saat puasa adalah, haruskah keramas tiap hari atau tidak? Jawabannya tergantung aktivitas dan kondisi kulit kepala. Namun, apa pun frekuensinya, tekniknya sebaiknya tepat, berikut beberapa teknik yang dapat dilakukan:
Basahi rambut menyeluruh, lalu aplikasikan sampo hanya di kulit kepala.
Busa yang turun ke batang rambut biasanya sudah cukup untuk membersihkan panjang rambut tanpa membuatnya kering.
Bilas lebih lama dari yang kamu kira perlu. Banyak kasus rambut cepat lepek justru karena sisa sampo tidak terangkat sempurna.
Bila kamu berkeringat atau memakai hijab/helm seharian, keramas di malam hari bisa membuat tidur lebih nyaman dan rambut terasa “reset” untuk besok.
3. Conditioner Itu Wajib, Gunakan Dari Tengah Hingga Ujung Rambut
Saat berpuasa, rambut sering terasa kering di batang tetapi tetap berminyak di akar. Solusinya dapat gunakan conditioner dengan cara yang benar:
Aplikasikan conditioner mulai dari tengah sampai ujung rambut dan ingat untuk hindari kulit kepala.
Diamkan 1–3 menit, lalu bilas hingga tidak terasa licin berlebihan.
Kalau rambutmu tipis dan mudah lepek, pilih conditioner yang ringan dan gunakan secukupnya.
4. Leave-in Conditioner Ringan untuk Anti Kusut dan Anti Lepek
Leave-in conditioner bukan hanya untuk rambut rusak. Untuk rambut normal pun, leave-in conditioner yang tepat dapat membuat rambut lebih mudah diatur, tidak mudah kusut dan tampak lebih rapi tanpa perlu banyak styling.
Kamu juga dapat memilih tekstur spray atau lotion ringan, lalu pakai sedikit di batang rambut. Hindari mengaplikasikan di akar agar rambut tidak cepat “jatuh”.
Jika kamu butuh tampilan rapi untuk aktivitas formal, kamu bisa menambah serum tipis di ujung rambut, cukup 1–2 tetes, fokus pada area yang paling kering.
Kamu juga dapat baca ini: Ini Urutan Hair Care yang Benar Agar Rambut Sehat, Lembut & Anti Kering
5. Trik Lebih Segar di Siang Hari Tanpa Keramas
Untuk kamu yang aktivitasnya panjang dari pagi sampai sore, menyegarkan rambut adalah penyelamat. Berikut opsi yang sederhana yang bisa dicoba:
Blotting: tekan lembut tisu bersih atau blotting paper ke area garis rambut dan puncak kepala untuk menyerap minyak berlebih.
Hair mist ringan: semprot tipis agar rambut terasa segar tanpa membuat basah.
Dry shampoo: Jika kamu cocok menggunakan produk ini, silahkan pakai seperlunya, lalu ratakan dan sisir. Pastikan dibersihkan tuntas saat keramas berikutnya agar tidak menumpuk.
Bila kamu berhijab, utamakan segarkan rambut di area yang paling mudah lembap seperti bagian belakang kepala dan dekat tengkuk. Oh ya, jangan lupa untuk mengganti inner yang menyerap keringat juga sangat membantu.
Tips Tambahan Agar Rambut Tetap Segar di Bulan Puasa 2026
1. Jaga Ritme Tidur dan Kurangi Heat Styling
Kurang tidur bisa membuat kulit kepala lebih berminyak dan rambut lebih “rewel”. Selain itu, heat styling seperti catokan/curly yang terlalu sering saat kondisi tubuh sedang adaptasi puasa bisa membuat batang rambut cepat kering. Jika perlu styling, gunakan suhu paling rendah yang masih efektif dan jangan lupa pelindung panas.
2. Perhatikan Menu Sahur dan Berbuka untuk Kekuatan Rambut
Rambut butuh “nutrisi juga dari dalam, saat sahur dan berbuka, usahakan ada kombinasi:
Protein (telur, ikan, ayam, tempe, tahu, yogurt)
Lemak baik (alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun secukupnya)
Sayur dan buah untuk mikronutrien
Baca ini juga: Intip Berbagai Macam Manfaat Kurma Untuk Rambut dan Kulitmu
3. Atur Jadwal Hair Mask yang Realistis
Hair mask 1 kali seminggu sudah cukup untuk kebanyakan orang. Jika rambut sangat kering atau diwarnai, bisa 2 kali seminggu. Fokuskan di batang rambut, bukan kulit kepala, agar tidak memicu lepek.
Beberapa Pertanyaan Yang Sering Diajukan
Tips merawat rambut di rumah agar sehat berkilau
Prioritaskan keramas dengan teknik yang benar, gunakan conditioner di tengah–ujung, tambah leave-in ringan, dan lakukan hair mask 1x seminggu. Konsisten lebih penting daripada banyak produk.
Cara mengatasi rambut rontok parah
Evaluasi dulu pemicunya: stres, kurang tidur, pola makan, atau iritasi kulit kepala. Kurangi tarikan (ikat terlalu kencang), hindari heat berlebihan, dan bila rontok menetap lebih dari beberapa minggu, sebaiknya konsultasi profesional
Bahan alami untuk masker rambut rusak
Pilihan yang umum adalah lidah buaya atau minyak kelapa tipis di batang rambut. Namun, hasilnya bisa berbeda tiap orang. Jika rambut mudah lepek atau kulit kepala sensitif, gunakan secukupnya dan pastikan bilas bersih, atau pilih hair mask formulasi profesional yang lebih stabil.



Comments